Communication Patterns Between Parents And Children In Supervising Gadget Use From An Early Age

Authors

  • Nurfaria Najwan Raihana Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Author
  • Yuli Candrasari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Author

DOI:

https://doi.org/10.65310/pwg65z15

Keywords:

children, family communication, gadgets, parental mediation, parental supervision

Abstract

This study examines parent–child communication patterns in supervising gadget use among children aged 7–9 years in Sidoarjo Regency. A descriptive qualitative design was employed involving six parents selected through purposive sampling. Data were collected through semi-structured in-depth interviews and documentation and analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The findings reveal that parental supervision is predominantly characterized by open, dialogic, and two-way communication. Parents combine explanations, advice, negotiation, time restrictions, content control, and consequences to guide children’s gadget use. Conversation orientation appears relatively dominant because children are generally allowed to express opinions, objections, and experiences, while conformity orientation remains visible through parental authority and rule enforcement. Active mediation, restrictive mediation, and co-use operate simultaneously and are adapted to family circumstances. Consistent communication and understandable explanations also support children’s acceptance of digital boundaries and emerging self-regulation. However, peer influence, parental fatigue, and limited time can reduce supervisory consistency. Overall, effective gadget supervision depends on balancing parental authority with responsive communication, clear boundaries, and sustained involvement in children’s digital activities. This balance promotes responsible technology use while preserving supportive family relationships overall.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amala, R. (2021). Pola Komunikasi Orang Tua Dengan Anak Pengguna Gadget Aktif Dalam Perkembangan Karakter Anak di Pekanbaru.

Aresti, N. G., Lukmantoro, T., & Surayya Ulfa, N. (2023). Pengaruh Tingkat Fear of Missing Out (FoMO) dan Tingkat Pengawasan Orang Tua terhadap Tingkat Kecanduan Penggunaan TikTok pada Remaja. https://fisip.undip.ac.id/

DeVito, J. A. (1991). The Interpersonal Communication Course. Basic Communication Course Annual, 3.

DeVito, J. A. (2016). The Interpersonal Communication Book. Pearson.

Firyal Grahita Monica, & Teguh Dwi Putranto. (2025). Dinamika Komunikasi Interpersonal dan Keharmonisan Keluarga: Tinjauan Sistematis Berbasis PRISMA. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(3), 552–565. https://doi.org/10.54259/mukasi.v4i3.4410

Furodh, A. A., Salsabila, N., & Nafarizha, A. (2023). Strategi Komunikasi Orang Tua dalam Pengurangan Durasi Pemakaian Gawai pada Anak di bawah Usia 12 Tahun di Desa Damarsi Sidoarjo. Prosiding Seminar Nasional, 1239–1251. file:///C:/Users/Acer/Downloads/ahuda,+900-Research+Results-2867-1-2-20231031.pdf

Hasan, V. I., Kusyairi, A., & Isah, R. (2025). Pengaruh Konseling Parenting terhadap Kemampuan Digital Parenting pada Orang Tua dengan Anak Kecanduan Gadget di Sekolah TK Wilayah Desa Gejugan Pajarakan. http://centralpublisher.co.id

Husnaeni, A. (2024). Pola Komunikasi Orang Tua dalam Membatasi Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini di Lingkungan Salumakarra Kelurahan Noling Kabupaten Luwu. https://digilib.unismuh.ac.id/dokumen/detail/42576/

Koerner, A. F., & Fitzpatrick, M. A. (2002). Toward a theory of family communication. Communication Theory.

Litha, T. S., & Mediana Tobing, M. (2025). Swipe, Scroll, Silent: Perilaku Phubbing dalam Komunikasi Keluarga Generasi Z di Jakarta. Journal Media Public Relations, 5(1). https://www.neliti.com/publications/618951/swipe-scroll-silent-perilaku-phubbing-dalam-komunikasi-keluarga-generasi-z-di-ja

Livingstone, S., & Helsper, E. J. (2008). Parental mediation of children's internet use. Journal of Broadcasting and Electronic Media, 52(4), 581–599. https://doi.org/10.1080/08838150802437396

Mardina, R. (2011). Potensi Digital Natives Dalam Representasi Literasi Informasi Multimedia Berbasis Web di Perguruan Tinggi. Jurnal Pustakawan Indonesia, 11(1). https://www.researchgate.net/profile/Riana-Mardina-2/publication/379978106_Potensi_Digital_Natives_Dalam_Representasi_Literasi_Informasi_Multimedia_Berbasis_Web_Di_Perguruan_Tinggi/links/6624e9f866ba7e2359ed3243/Potensi-Digital-Natives-Dalam-Representasi-Literasi-Informasi-Multimedia-Berbasis-Web-Di-Perguruan-Tinggi.pdf

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Sage Publications.

Mistiani, W., Tarbiyah, D. F., Ilmu, D., Uin, K., & Palu, D. (2024). Parenting Digital: Cara Cerdas Membimbing Anak dalam Dunia Teknologi. Desember, 5(2). DOI: https://doi.org/10.24239/abulava.Vol5.Iss2.155

Morissan. (2013). Teori Komunikasi Individu Hingga Massa.

Munna, Z. N., Wijayanti, A., & Tanto, O. D. (2021). Peran Pola Komunikasi Orang Tua terhadap Perkembangan Emosi Anak Usia 4-5 di Masa New Normal. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 401–409. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.1334

Pradevi, A. P. (2020). Hubungan pengawasan orang tua dalam penggunaan gadget dengan kemampuan empati anak. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 49–56. DOI: https://doi.org/10.21831/jpa.v9i1.31402

Pradona, S., & Qarni, W. (2023). Analisis Dampak Penggunaan Gawai terhadap Perkembangan Psikososial Anak. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 460–469. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.248

Pratiwi, N., Maulana, N. A., & Ismail, A. Z. (2023). Dinamika Interaksi Keluarga dalam Era Digital: Implikasi terhadap Hubungan Orang Tua-Anak. Socio Politica: Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi, 13(2), 77–86. https://doi.org/10.15575/socio-politica.v13i2.26319

Rahmawati, & Nur, H. (2025). Pengasuhan di Era Digital: Menyeimbangkan Teknologi, Nilai Tradisional, dan Dinamika Keluarga Modern. Arus Jurnal Sains dan Teknologi (AJST), 3(1). http://jurnal.ardenjaya.com/index.pGawai/ajst

Rusdiana Ika. (2021). Human–Computer Interaction (HCI) dan Implikasinya terhadap Perubahan Pola Komunikasi Keluarga.

Salsabilla, S., Rizkyanti, C. A., & Yudha, Y. H. (2022). Family communication patterns sebagai mediator antara empati dan konflik orang tua-anak pada remaja. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 10(2), 207–223. https://doi.org/10.30996/persona.v10i2.5351

Sumarni, N. (2022). Tantangan Guru dan Orangtua dalam Peran Digital Parenting untuk Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. https://jurnal.uibbc.ac.id/index.php/hadlonah/article/view/757/569

Syifa, L., Setianingsih, E. S., & Sulianto, J. (2019). Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Psikologi pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 3, 538–544. DOI: https://doi.org/10.23887/jisd.v3i4.22310

Tasya Hidayatuladkia, S., Kanzunnudin, M., & Ardianti, S. D. (2021). Peran Orang Tua dalam Mengontrol Penggunaan Gadget pada Anak Usia 11 Tahun. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 5(3), 363–372. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.pGawai/JJL/index

Ul Hikmah, N. (2024). Komunikasi Interpersonal Orang Tua dalam Mengontrol Anak Menggunakan Gadget. Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 8(2), 257–264. https://doi.org/10.58518/alamtara.v8i2.3149

Ulya, H., Setianingsih, E. S., & Karmila, M. (2022). Analisis Peranan Orang Tua dalam Pendampingan Belajar dari Rumah pada Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Gubug. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 5(1). http://journal.stkip-andi-matappa.ac.id/index.php/dikdas

Downloads

Published

2026-07-25

How to Cite

Communication Patterns Between Parents And Children In Supervising Gadget Use From An Early Age. (2026). International Journal of Social Sciences, Language, and Education, 1(3), 126-137. https://doi.org/10.65310/pwg65z15