Implementation of Administrative Law Court Decisions by Administrative Agencies or Officials
DOI:
https://doi.org/10.65310/j9vwxn36Keywords:
State Administrative Court, Decision Implementation, Administrative Accountability, Good Governance, Judicial Enforcement.Abstract
The implementation of decisions issued by the State Administrative Court (PTUN) constitutes a critical element in ensuring the effectiveness of judicial review over governmental action and maintaining administrative accountability within a rule-of-law framework. This study examines the implementation of PTUN decisions by administrative bodies or state administrative officials through a non-empirical legal research design employing a normative juridical approach. The analysis is conducted using statutory, conceptual, and doctrinal approaches based on legislation, legal doctrines, judicial norms, and scholarly literature concerning administrative justice and execution mechanisms. The findings demonstrate that although PTUN decisions possess final and binding legal force, their implementation remains constrained by fragmented execution arrangements, limited coercive instruments, absence of detailed implementing regulations concerning administrative sanctions and forced payments, and continued dependence on voluntary compliance by administrative officials. These conditions weaken legal certainty, reduce the effectiveness of judicial protection, and hinder the realization of the General Principles of Good Governance (AUPB). The study argues that implementation should be reconstructed as an integrated legal process supported by stronger enforcement mechanisms, institutional coordination, and a compliance-oriented administrative culture to enhance the authority of administrative adjudication and strengthen accountable governance.
Downloads
References
Akbar, M. K. (2021). Peran peradilan tata usaha negara dalam mewujudkan pemerintahan yang baik. " Dharmasisya” Jurnal Program Magister Hukum FHUI, 1(1), 16. .
Astomo, P. (2014). Eksistensi peradilan administrasi dalam sistem negara hukum Indonesia. Jurnal Yuridis, 1(1), 42-56. https://doi.org/10.35586/.v1i1.140.
Azzahra, F. (2020). Pemberlakuan Sanksi Administratif: Bentuk Upaya Paksa Meningkatkan Kepatuhan Pejabat Atas Pelaksanaan Putusan Peradilan Tata Usaha Negara (Teori Efektivitas Hukum). Binamulia Hukum, 9(2), 127-140. https://doi.org/10.37893/jbh.v9i2.368.
Caniago, M. S. A. (2019). Penundaan Pelaksanaan Keputusan Pejabat Tata Usaha Negara (Schorsing) yang Berpotensi Merusak Lingkungan. Media Syari'ah: Wahana Kajian Hukum Islam dan Pranata Sosial, 21(2), 162-176. https://doi.org/10.22373/jms.v21i2.2810.
Faturahman, M. R., & Herlambang, P. H. (2025). Tinjauan yuridis pelaksanaan eksekusi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara yang telah berkekuatan hukum tetap. Jurnal Hukum Jurisdictie, 7(1), 116-125. https://doi.org/10.34005/jhj.v6i2.171.
Harjiyatni, F. R., & Suswoto, S. (2017). Implikasi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan Terhadap Fungsi Peradilan Tata Usaha Negara. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 24(4), 601-624. https://doi.org/10.20885/iustum.vol24.iss4.art5.
Heriyanto, B. (2021). Tinjauan yuridis implementasi uang paksa (dwangsom) di peradilan tata usaha negara. Jurnal Hukum Peratun, 4(2), 141-156. https://doi.org/10.25216/peratun.422021.141-156.
Jalili, I., & Kenedi, J. (2025). Non-Compliance Of Tun Officials Towards Ptun Decisions From The Perspective Of Fiqih Siyasah: A Case Study In Seluma Regency. Indonesian Journal of Multidisciplinary Sciences (IJoMS), 4(1), 14-24. https://doi.org/10.59066/ijoms.v4i1.1331.
Kurniawan, B., & Hadi, S. (2020). Kepatuhan Pejabat Tata Usaha Negara Menjalankan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Berdasarkan Asas-Asas Pemerintahan Yang Baik. Indonesian Journal of Law and Islamic Law, 2(1), 82-129. https://doi.org/10.35719/ijl.v1i2.96.
Lubna, L. (2015). Upaya Paksa Pelaksanaan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara dalam Memberikan Perlindungan Hukum kepada Masyarakat. Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 3(1). https://doi.org/10.12345/ius.v3i7.205.
Munte, H., & Sagala, C. S. T. (2021). Pelaksanaan Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan Nomor: 6/G/Pilkada/2020/Pttun-Mdn Dalam Perspektif Kepastian Hukum. Jurnal Mercatoria, 14(1), 20-28. https://doi.org/10.31289/mercatoria.v14i1.4831.
Putra, F. S. (2021). Problem Eksekutorial Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara. JUSTISI, 7(1), 66-75. https://doi.org/10.33506/js.v7i1.1201.
Putrijanti, A., Leonard, L. T., & Utama, K. W. (2017). Model Fungsi Pengawasan Oleh Pengadilan Tata Usaha Negara Sebagai Upaya Menuju Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik. Jurnal Mimbar Hukum, 29(2), 263-275. https://doi.org/10.22146/jmh.22627.
Ramadhan, N., & Sastrawati, N. (2022). Urgensi Pembentukan Lembaga Eksekutor Dalam Eksekusi Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara. Alauddin Law Development Journal, 4(1), 249-261. https://doi.org/10.24252/aldev.v4i1.17147.
Ritonga, J. S., Hasibuan, R. F. A., Sinaga, A. P., Pratama, M. F., Witama, V., Lubis, F. P. R., & Andini, N. (2025). Penerapan Asas-Asas Umum Pemerintahan Yang Baik Dalam Putusan Peradilan Tata Usaha Negara. Case Law: Journal of Law, 6(1). https://doi.org/10.25157/caselaw.v6i1.4731.
Rumadan, I. (2012). Problematika Eksekusi Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara. Jurnal hukum dan peradilan, 1(3), 435-462. https://doi.org/10.25216/jhp.1.3.2012.435-462.
Samosir, T. (2015). Efektifikasi Peradilan Tata Usaha Negara Dalam Menyelesaikan Sengketa Tata Usaha Negara. ADIL: Jurnal Hukum, 6(2), 182-197. https://doi.org/10.33476/ajl.v6i2.821.
Simanjuntak, E. (2014). Prospek Ombudsman Republik Indonesia Dalam Rangka Memperkuat Pelaksanaan Eksekusi Putusan Peradilan Tata Usaha Negara. Jurnal Hukum dan Peradilan, 3(2), 163-176. https://doi.org/10.25216/jhp.3.2.2014.163-176.
Soleh, M. A. (2018). Eksekusi Terhadap Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Yang Berkekuatan Hukum Tetap. Mimbar Keadilan. https://doi.org/10.30996/mk.v0i0.1604.
Somantri, D. (2021). Tantangan Eksekusi Putusan Pengadilan Dalam Memperkuat Kewibawaan Peradilan Tata Usaha Negara. Jurnal Hukum Peratun, 4(2), 123-140. https://doi.org/10.25216/peratun.422021.123-140.
Sukri, I. F., & Erliyana, A. (2022). Konsep Pelaksanaan Keputusan Tata Usaha Negara: Menguji Asas Presumtio Iustae Causa Dalam Sengketa Tata Usaha Negara. Jurnal Hukum & Pembangunan, 52(1), 39-52. https://doi.org/10.21143/jhp.vol52.no1.3323.
Utama, K. W. (2015). Surat keputusan tata usaha negara yang bersifat fiktif positif. Notarius, 8(2), 141-251. https://doi.org/10.14710/nts.v8i2.10259.
Wulandari, D. (2020). Pengujian keputusan fiktif positif di pengadilan tata usaha negara. Lex Renaissance, 5(1), 32-56. https://doi.org/10.20885/JLR.vol5.iss1.art3.

















